Direktur Utama Pusat Investasi Pemerintah, Ririn Kadariyah Memberikan Keynote Speech dalam Kegiatan Edukasi dan Sosialiasi CWLS yang diselenggarakan Secara Daring oleh Bank Muamalat

Jakarta, UMI.id – Pusat Investasi Pemerintah (PIP) salah satu Badan Layanan Umum (BLU) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) ikut mendukung pengembangan Gerakan Nasional Wakaf Uang (GNWU) di Indonesia. Saat ini, Kementerian Keuangan, Kementerian Agama, Bank Indonesia, dan Badan Wakaf Indonesia (BWI) bekerjasama mengembangkan wakaf produktif melalui platform Cash Waqf Linked Sukuk (CWLS).  

Penerbitan CWLS perdana yaitu seri SW-001, dilakukan pertama kali pada 10 Maret 2020 dengan total mencapai Rp 50,85 miliar. BWI dalam kedudukannya sebagai Nazhir atau  pengelola wakaf telah melakukan penempatan dana wakaf uang dalam Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) melalui mekanisme private placement dengan imbal hasil investasi yang berupa diskonto dan kupon.  Diskonto dibayarkan sekali diawal transaksi dan digunakan untuk pengembangan aset wakaf baru, yaitu renovasi dan pembelian alat kesehatan guna mendukung pembangunan retina center pada Rumah Sakit Wakaf Achmad Wardi Serang, Banten. Sementara itu, kupon dibayarkan setiap bulan dan digunakan untuk pelayanan operasi katarak gratis bagi kaum Dhuafa, serta pengadaan mobil ambulance untuk menjangkau pasien pasien yang jauh dari Rumah Sakit tersebut.  

Penerbitan SWR001 telah berhasil menjaring 1.041 pewakaf baru yang tersebar dari berbagai golongan usia, pekerjaan dan mampu menjangkau seluruh provinsi di Indonesia dengan total penerbitan mencapai Rp14,91 miliar. Imbal hasil dari investasi melalui SWR001 ini telah dikelola oleh para Nazhir dan digunakan untuk pembiayaan program atau kegiatan sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat seperti program sosial santunan dan beasiswa anak yatim piatu, fakir miskin, bimbingan, pelatihan, dan bantuan modal kerja UMKM.   

Mulai tanggal 9 April s.d. 3 Juni 2021, Pemerintah kembali menawarkan CWLS Ritel yang kedua yaitu seri SWR002 dengan perbaikan platform yang sebagian telah dapat dilakukan secara daring dan juga bertambahnya jumlah mitra distribusi CWLS sebanyak 6 (enam) mitra distribusi yang telah ditunjuk oleh Pemerintah. Penerbitan seri SWR002 ini ditujukan kepada individu Warga Negara Indonesia yang telah memiliki KTP dan kepada institusi.

Ririn Kadariyah, selaku Direktur Utama Pusat Investasi Pemerintah berharap dengan diterbitkannya CWLS seri SWR002 ini dapat terus berkembang dan mendapat sambutan positif dari para calon pewakaf.  

“Saya berharap dengan adanya SWR002 ini dapat memberikan manfaat bagi pengembangan ekonomi dan keuangan syariah khususnya pengelolaan wakaf produktif di Indonesia, sehingga masyarakat luas dapat mengambil manfaatnya secara optimal,” tutup Ririn saat memberikan Keynote Speech dalam kegiatan Edukasi dan Sosialiasi Cash Waqf Linked Sukuk (CWLS) yang diselenggarakan secara daring oleh Bank Muamalat pada Rabu, 28 April 2021.    

Penulis: Kalika (www.umi.id)